Sukses

7 Tips Memilih Lensa Kontak yang Aman dan Nyaman

Liputan6.com, Jakarta Memilih lensa kontak yang aman dan nyaman tentu tidak bisa sembarangan. Walaupun penggunaannya praktis dan memiliki manfaat yang tidak jauh berbeda dengan kacamata, kamu tetap harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu mengenai kondisi mata. 

Lensa kontak memang sudah semakin banyak digunakan saat ini. Pemeriksaan kondisi mata ke dokter terlebih dahulu sebelum memilih lensa kontak wajib dilakukan agar mata minus yang kamu alami dapat diketahui dengan akurat.

Tips memilih lensa kontak yang aman dan nyaman dapat menjaga kesehatan mata. Jika kamu sembarangan dalam memilih lensa kontak, tentunya nanti bisa berpengaruh terhadap kondisi mata atau mengakibatkan kurang nyaman pada mata.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (17/11/2019) tentang tips memilih lensa kontak yang aman dan nyaman

2 dari 5 halaman

Konsultasi ke Dokter dan Jenis Lensa Kontak

Konsultasi ke Dokter

Tips memilih lensa kontak yang aman dan nyaman pertama adalah berkonsultasi dengan dokter tentang kondisi mata terlebih dahulu. Lakukan konsultasi dulu ke dokter spesialis mata sebelum memutuskan menggunakan lensa konta lalu lakukan pemeriksaan ukuran minus mata.

Sebelum membeli sebuah lensa kontak, pastikan mata diperiksa secara menyeluruh. Mulai dari ukuran minus, silinder, kelengkungan kornea, sampai pada kesehatan umum mata dan kelopak. Pemeriksaan ini berguna agar kamu dapat menemukan lensa kontak yang benar-benar cocok dengan keadaan mata dan memastikan mata tetap sehat.

Jenis Lensa Kontak

Tips memilih lensa kontak selanjutnya adalah menentukan jenisnya. Saat ini terdapat dua jenis lensa kontak yang dijual di pasaran, yaitu lensa kontak jenis lunak dan keras. Sebagian orang memilih lensa kontak jenis lunak, karena penggunaannya lebih mudah dibandingkan yang keras.

3 dari 5 halaman

Ukuran Minus Mata dan Kadar Air Lensa Kontak

Ukuran Minus Mata

Selanjutnya, kamu juga harus memperhatikan ukuran minus mata. Lensa kontak umumnya dijual secara sekaligus dalam satu kotak, dengan ukuran yang sama. Jika ukuran minus mata kiri dan kanan kamu memiliki perbedaan di atas 0,25, belilah 2 kotak lensa kontak dengan ukuran yang berbeda.

Kadar Air pada Lensa Kontak

Tips memilih lensa kontak selanjutnya adalah memperhatikan kadar airnya. Lensa kontak dengan kadar air di atas 50% dapat dengan mudah menarik cairan dari mata kamu.

Penggunaan lensa kontak yang demikian dapat berakibat pada terjadinya mata kering, apalagi jika digunakan dalam waktu lama atau memang kondisi mata kamu sudah kering sedari awal.

Jika kondisi mata kamu tergolong normal, maka boleh-boleh saja jika ingin menggunakan lensa kontak dengan kadar air yang tinggi.

4 dari 5 halaman

Ukuran Diameter dan Tanggal Kadaluwarsa

Ukuran Diameter Lensa Kontak

Tentunya menentukan diameter lensa kontak sangatlah penting. Saat ini banyak lensa kontak yang dijual dengan diameter besar untuk membuat penggunanya terlihat seperti mata boneka (doll eyes).

Sayangnya, semakin besar diameter lensa kontak, semakin banyak pula bagian mata yang tertutup olehnya. Sebagai akibatnya, kornea (bola mata) tidak mendapakan udara yang cukup sehingga memicu terjadinya gejala mata bengkak atau bahkan gangguan penglihatan.

Memahami Posisi Lensa Kontak yang Tepat

Jika saat kamu berkedip lensa kontak ikut bergerak sedikit, maka hal tersebut pertanda baik. Ini karena hal tersebut berarti bahwa lensa kontak yang kamu gunakan memberikan celah pergantian air mata untuk membilas kotoran di mata.

Selain itu, jika lensa kontak sedikit bergerak saat kamu berkedip, pertukaran udara di antara kornea dan lensa kontak juga lebih optimal.

Perhatikan Tanggal Kedaluwarsa

Tips memilih lensa kontak selanjutnya adalah memperhatikan tangga kadaluwarsa. Lensa kontak memiliki tanggalu kadaluwarsa yang beragam, ada yang dua minggu, tiga bulan, bahkan ada yang hanya sehari.

Bagaimanapun, lensa kontak adalah benda asing yang kamu tempelkan pada kornea mata kamu. Jadi, pastikan lensa kontak bersih dan masih baik untuk digunakan agar kamu terhindar dari dampak buruk lensa kontak seperti mata perih, gatal, iritasi, atau bahkan konjungtivitis.

5 dari 5 halaman

Perawatan Lensa Kontak

Bersihkan tangan sebelum memegang lensa kontak. Pastikan kamu sudah mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum memasang dan melepaskan lensa kontak ke mata.

Lepas lensa kontak jika ingin tidur. Saat kamu ingin tidur malam hari, segera lepaskan lensa kontak yang tadinya digunakan. Medis sangat tidak menyarankan untuk menggunakan lensa kontak saat tidur, karena dapat memicu iritasi di bola mata.

Simpan dan bersihkan lensa kontak dengan teliti. Bersihkan lensa kontak secara rutin dan teratur, dengan cara yang baik dan benar. Karena, jika kebersihan lensa kontak tidak terjaga dengan baik, debu atau kuman yang ada di sekitar bisa saja menempel dan meningkatkan risiko terjadinya penyakit mata.

Jangan rendam lensa kontak dengan air biasa. Untuk menyimpan lensa kontak di tempatnya, kamu perlu membilas dan merendam benda tersebut dengan cairan khusus.

Kamu tidak disarankan untuk membilas dan merendam lensa kontak dengan air biasa, sekalipun itu air matang. Ini karena air biasa memiliki kandungan yang berbeda, dan malah membuat lensa kontak rusak atau kering jika diaplikasikan di mata.