Sukses

Bacaan Duduk di Antara Dua Sujud yang Benar Beserta Artinya

Liputan6.com, Jakarta Bacaan duduk di antara dua sujud wajib dihafalkan oleh setiap muslim. Pasalnya, duduk di antara dua sujud adalah rukun sholat yang wajib dilaksanakan. Jika salah satu rukun sholat tidak dikerjakan, maka sholat pun tidak teranggap secara syar’i dan juga tidak bisa diganti dengan sujud sahwi. 

Duduk di antara dua sujud dilakukan dengan duduk iftirasy. Dimulai dengan membentangkan punggung kaki kiri di lantai dan mendudukinya, lalu kaki kanan ditegakkan dan jari-jarinya menghadap kiblat.

Bacaan duduk di antara dua sujud ada dua versi. Keduanya terdapat dalam hadis sahih. Melaksanakan sholat tentunya harus dengan mengikuti rukun-rukunnya, sehingga kamu tidak boleh meninggalkan duduk di antara dua sujud ini.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (28/4/2022) tentang bacaan duduk diantara dua sujud.

2 dari 5 halaman

Rukun Sholat

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bacaan duduk di antara dua sujud merupakan rukun sholat yang tidak boleh dilewatkan. Rukun sholat adalah setiap perkataan atau perbuatan yang akan membentuk hakikat sholat. Jika salah satu rukun ini tidak ada, maka sholat pun tidak teranggap secara syar’i dan juga tidak bisa diganti dengan sujud sahwi.

1. Berdiri bagi yang mampu.

2. Niat dalam hati

3. Takbiratul ihram.

4. Membaca surat Al Fatihah pada tiap rakaat.

5. Rukuk dengan tuma’ninah.

6. Iktidal setelah rukuk dengan tumakninah.

7. Sujud dua kali dengan tumakninah.

8. Duduk antara dua sujud dengan tumakninah.

9. Duduk tasyahud akhir

10. membaca tasyahud akhir.

11. Membaca salawat nabi pada tasyahud akhir.

12. Membaca salam yang pertama.

13. Tertib melakukan rukun secara berurutan.

3 dari 5 halaman

Gerakan Duduk di Antara Dua Sujud

Sebelum mengenali bacaan duduk di antara dua sujud, kamu perlu mengenali gerakannya terlebih dahulu. Duduk di antara dua sujud merupakan rukun yang harus dikerjakan seorang Muslim yang hendak menunaikan ibadah sholat. Adapun gerakan duduk di antara dua sujud telah disebutkan dalam salah suatu hadits, yang artinya:

"Tidak sempurna sholat seseorang hingga dia sujud sampai ruas tulang belakangnya mapan, kemudian mengucapkan "Allahu Akbar" kemudian mengangkat kepalanya (bangkit dari sujud) hingga duduk dengan tegak." (HR Abu Dawud)

Cara duduk di antara dua sujud adalah dengan duduk iftirasy, yakni membentangkan punggung kaki kiri di lantai dan mendudukinya, lalu kaki kanan ditegakkan dan jari-jarinya menghadap kiblat.

Hal ini sesuai dengan perkataan Rifa’ah bin Rafi, Rasulullah SAW bersabda:

"Apabila kamu sujud, sujudlah dengan meletakkan seluruh anggota sujud. Dan jika kamu bangkit dari duduk, maka duduklah dengan bertumpu pada kaki kirimu." (HR Abu Dawud).

4 dari 5 halaman

Bacaan Duduk di Antara Dua Sujud

Bacaan duduk di antara dua sujud versi pertama

Bacaan duduk di antara dua sujud versi pertama diriwayatkan oleh Iman An Nasai dan Ibnu Majah dari Hudzaifah bin Al Yaman RA.

Berikut bacaan duduk di antara dua sujud yang pertama:

Rabighfirlii, warhamnii, wajburnii, warfa’ni, warzuqnii, wahdini, wa’aafinii, wa’fuannii

Arti bacaan duduk di antara dua sujud:

"Ya Allah, ampunilah dosaku, rahmatilah aku, perbaikilah aku, berikanlah aku rezeki dan angkatlah derajatku."

 

Bacaan duduk di antara dua sujud versi kedua

Dari Abdullah bin Abbas radhiallahu'anhuma juga, beliau menjelaskan tentang bacaan duduk di antara dua sujud sebagai berikut sesuai hadis riwayat At Tirmidzi no.284, dishahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi.

Berikut bacaan duduk di antara dua sujud versi kedua:

Biasanya Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam ketika duduk di antara dua sujud beliau membaca: Allohummaghfirli warahmnii, wajburnii, wahdini, warzuqnii

Arti bacaan duduk di antara dua sujud:

“Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah aku, berilah aku petunjuk, dan berilah rezeki.”

5 dari 5 halaman

Niat Sholat Wajib 5 Waktu

Dalam melaksanakan sholat, kamu wajib berniat. Hal ini sama pentingya dengan bacaan duduk di antara dua sujud, yaitu sama-sama rukun sholat. Berikut niat sholat wajib 5 waktu:

Niat Sholat Subuh

“Ushalli fardhas subhi rak’ataini mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: "Saya berniat sholat fardu subuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala/Ma'mum karena Allah Ta'ala/Imam karena Allah Ta'ala" .

Niat Sholat Zuhur

“Ushalli fardhadz dzuhri arba’a raka’aatin mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: "Saya berniat sholat fardu zuhur empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala/Ma'mum karena Allah Ta'ala/Imam karena Allah Ta'ala" .

Niat Sholat Asar

“Ushalli fardhal ashri arba’a raka’aatin mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: "Saya berniat sholat fardu asar empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala/Ma'mum karena Allah Ta'ala/Imam karena Allah Ta'ala" .

Niat Sholat Magrib

“Ushalli fardhal maghribi salasa’ raka’aatin mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: "Saya berniat sholat fardu magrib tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala/Ma'mum karena Allah Ta'ala/Imam karena Allah Ta'ala" .

Niat Sholat Isya

“Ushalli fardhal ‘isyaa-i raka’aatin mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa. ”

Artinya: "Saya berniat sholat fardu isya empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala/Ma'mum karena Allah Ta'ala/Imam karena Allah Ta'ala" .