Sukses

19 Cara Presentasi yang Baik dan Efektif, Ampuh Menarik Audien

Liputan6.com, Jakarta Cara presentasi yang baik merupakan langkah yang baik untuk mengutarakan ide dan gagasan kepada audien. Untuk melakukan presentasi, diperlukan tips dan trik yang dapat menunjang keberhasilan presentasi. Tak jarang beberapa orang mengalami kesulitan melakukan presentasi karena berbagai faktor.  

Sesuai dengan pengertiannya, presentasi adalah suatu kegiatan aktif di mana seorang pembicara menyampaikan dan mengomunikasikan ide serta informasi kepada sekelompok audiens. Hal ini tentu membutuhkan cara presentasi yang baik untuk menunjang keberhasilan presentasi. 

Umumnya, presentasi dilakukan dengan mengutarakan pendapat ke audien. Baik itu menggunakan power point, atau hanya dengan melakukan pembicaraan tatap muka. 

Untuk mengatasi kendala dalam melakukan presentasi, perlu meningkatkan rasa percaya diri, ekspresi dan rasa semangat, hingga membawakan materi presentasi secara lugas, dan jelas. Selain itu, materi yang dibawakan dengan power point juga harus dipersiapkan dengan baik. 

Berikut ulasan cara presentasi yang baik yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (1/12/2021).

2 dari 5 halaman

Cara Presentasi yang Baik dan Efektif

1. Tingkatkan Rasa Percaya Diri

Cara presentasi yang baik ialah meningkatkan rasa percaya diri. Salah satu yang menyebabkan presentasi gagal dilakukan adalah tidak yakin bahwa Anda bisa menyampaikan presentasi. Rasa malu dan grogi biasanya sering dialami seseorang ketika harus presentasi. Sehingga yakinkan diri sendiri bahwa Anda bisa berbicara di depan orang banyak. Dengan terlihat percaya diri, maka audience akan merasa yakin dengan diri Anda sebagai pembicara.

2. Pembukaan Presentasi yang Mengesankan

Cara presentasi yang baik dan benar kedua ialah membuka presentasi dengan mengesankan. Kesan pertama merupakan hal yang paling penting, sehingga dalam menyampaikan presentasi harus membuat kesan yang baik dan mengesankan. Jika presentasi dimulai setelah makan siang, sebelum masuk pada topik presentasi bisa diawali dengan melakukan intermeso, yel-yel, atau game. Agar audience tidak merasa kantuk dan bosan.

3. Tunjukkan Rasa Semangat, Gembira, dan Bahagia

Cara presentasi yang baik dan benar dapat dilakukan dengan menunjukan rasa semangat, gembira, dan bahagia. Ketika presentasi sudah dipersiapkan dengan baik, yang perlu dilakukan selanjutnya adalah menyampaikan presentasi dengan semangat, tidak loyo, tidak malas-malasan, dan sebagainya. Apapun kondisi yang dialami semaksimal mungkin tidak diperlihatkan di depan audience.

4. Sering Berlatih dan Simulasi

Sering berlatih atau simulasi merupakan cara presentasi yang baik. Seringlah berlatih dan melakukan simulasi agar terbiasa berbicara di depan umum. Cara berlatih yang biasa dilakukan adalah dengan terlebih dahulu berlatih mandiri berbicara di depan cermin. Dari situ Anda mengetahui mimik muka dan cara pembawaan ketika berbicara. Memahami bagaimana intonasi dan kekuatan suara yang harus dibawakan. Jika dirasa sudah baik, mulailah berlatih presentasi di depan keluarga, teman, dan akhirnya bisa menyampaikan presentasi di depan orang banyak.

5. Antusiasme

Cara presentasi yang baik dan benar selanjutnya adalah antusiasme. Kondisi yang dialami saat berlangsungnya presentasi tentu tidak dapat dihindari. Kemungkinan suasana yang tidak sesuai keinginan akan membuat suasana hati menjadi terbawa. Tunjukkan terus antusiasme, apapun dan bagaimanapun kondisi yang sedang Anda alami selama presentasi berlangsung.

 

3 dari 5 halaman

Hindari Selalu Menatap Slide dan Berikan Aura Humor

6. Hindari Berbicara dengan Slide

Cara presentasi yang baik dan benar selanjutnya adalah hindari berbicara dengan slide. Seringkali pembicara terlalu fokus dengan isi slide dari presentasi. Sehingga tanpa sadar, presentasi yang disampaikan hanya membaca slide saja. Gunakan slide hanya sebagai alat bantu menjelaskan poin presentasi. Selebihnya Anda harus mengembangkan materi presentasi tersebut secara lisan.

7. Kuasai Materi Presentasi

Cara presentasi yang baik dan benar selanjutnya adalah kuasai materi presentasi. Kunci  keberhasilan lainnya adalah harus menguasai materi presentasi yang akan dibawakan. Sehingga ketika berhadapan dengan audience, materi yang disampaikan terlihat mengalir.

8. Sense Of Humor

Selanjutnya adalah sense of humor yang dapat menjadi cara presentasi yang baik dan benar. Humor pada saat menyampaikan presentasi digunakan untuk memecahkan keheningan dan rasa kaku saat presentasi. Humor yang digunakan sebaiknya tidak terlalu panjang dan hanya digunakan sebagai ice breaking atau memecah suasana.

9. Tidak Bertele-tele

Cara presentasi yang baik dan benar selanjutnya adalah tidak bertele-tele. Sampaikan materi presentasi dengan jelas dan langsung pada permasalahan serta solusinya. Tujuannya untuk mengurangi kebosanan pada audience dan membuat audience puas serta terus mendengarkan presentasi Anda.

4 dari 5 halaman

Kontak Mata Kepada Audien dan Rapikan Slide

10. Lakukan Kontak Mata

Cara presentasi yang baik dan benar selanjutnya adalah melakukan kontak mata. Kontak mata sangat penting untuk menjalin hubungan yang lebih intens dengan audiens. Saat presentasi dilakukan di depan jumlah audiens yang sedikit, proses kontak mata ini akan lebih mudah dilakukan. Tapi, jangan khawatir jika Anda harus menyampaikan presentasi di depan puluhan, bahkan ratusan audiens. Kontak mata tetap dapat dilakukan. Anda tinggal mengarahkan tatapan Anda pada para audiens yang dianggap dapat mewakili sudut-sudut tempat mereka duduk.

Arahkan pandangan mata ke semua arah di mana para audiens duduk mendengarkan Anda secara bergantian. Dengan demikian, para audiens akan merasa bahwa Anda memperhatikan mereka. Merekapun akan memperhatikan Anda. Jangan lupa juga untuk tersenyum ketika Anda melakukan kontak mata dengan para audiens.

11. Minimalkan Jumlah Slide

Cara presentasi yang baik tentunya harus efektif dalam penyampaiannya pesan pada slide. Agar pesan bisa tersampaikan dengan baik dan perhatian audiens tidak teralih, pertahankan jumlah slide dalam presentasi seminimal mungkin.

Penyampaian dan penjelasan yang Anda berikan bakal menjadi faktor yang sangat penting dalam hal ini. Kemampuan menarik minat audiens dibutuhkan untuk membuat presentasi kamu berhasil memikat banyak orang.

12. Pilih Font yang Mudah Dibaca

Cara presentasi yang baik selanjutnya adalah memperhatikan font yang mudah dibaca oleh audiens. Memilih gaya font yang tepat, seperti Helvetica atau Arial akan membantu menyampaikan pesan yang kamu bawakan dalam presentasi.

Hindari font yang rapat, seperti Arial menyempit, dan menghindari font yang menyertakan tepian mewah, seperti Kali. Anda juga harus memperhatikan apakah font yang Anda pilih bisa dibaca dari jarak yang jauh.

13. Pilih Ukuran Font yang Dapat Dibaca Audiens dari Kejauhan

Sama seperti pemilihan font, ukuran font juga memiliki peranan yang sangat penting sebagai cara membuat presentasi yang baik. Memilih ukuran font yang tepat membantu menyampaikan pesan dari presentasi Anda.

Anda bisa berpatokan pada pengukuran berikut dalam menentukan ukuran font di layar komputer. Sebelumnya Anda harus mengaktifkan terlebih dahulu mode layar penuh pada tab tampilan, lalu dalam grup tampilan presentasi, klik peragaan slide.

Pengukuran tersebut menunjukkan ukuran font pada layar komputer Anda, bukan saat diproyeksikan pada layar untuk audiens dalam mode layar penuh.

14. Sederhanakan Teks dengan Poin atau Kalimat Singkat

Cara membuat presentasi yang baik selanjutnya adalah membuat poin dan kalimat singkat saja. Gunakan poin atau kalimat singkat, dan cobalah untuk mempertahankan masing-masing satu baris artinya, tanpa kalimat-kalimat teks yang panjang.

Salah satu cara membuat presentasi yang baik ini bertujuan agar audiens mendengarkan Anda dalam menyampaikan informasi, dan tidak terlalu berfokus ke layar monitor. Kalimat yang panjang tentunya mengganggu konsentrasi audiens dari mendengarkan kamu karena membaca kalimat di slide presentasi.

5 dari 5 halaman

Manfaatkan Tool dalam Power Point

15. Gunakan Grafik Dalam Membantu Menyampaikan Pesan Presentasi

Selanjutnya, Anda juga bisa memasukkan berbagai grafik art guna membantu menyampaikan presentasi. Cara presentasi yang baik dapat menjadi poin membuat presentasi yang benar. Bisa digunakan grafik untuk membantu bercerita. Hal ini sangat baik untuk menarik minat audiens pada presentasi kamu.

Namun jangan membebani audiens dengan menambahkan terlalu banyak grafik ke slide. Hal ini tentunya membuat presentasi kamu menjadi membosankan.

16. Buat Label untuk Bagan dan Grafik Agar Mudah Dimengerti

Cara presentasi yang baik dari segi materi, anda bisa menggunakan teks yang cukup untuk membuat elemen label dalam bagan atau grafik dipahami. Dengan begitu, tidak hanya menarik, presentasi kamu juga akan lebih efektif tersampaikan kepada para audiens.

17. Pastikan Latar Belakang Slide Tetap Halus dan Konsisten

Cara membuat presentasi yang baik selanjutnya adalah membuat latar belakang slide tetap halus dan konsisten. Hal ini dilakukan agar audiens lebih nyaman melihat presentasimu. Namun jangan pilih yang terlalu mencolok agar tidak mengaburkan pesan presentasimu.

Pilih template yang menarik, konsisten, atau tema yang tidak terlalu menarik perhatian. Anda tentunya tidak ingin latar belakang atau desain malah mengalihkan pesan presentasi.

18. Gunakan Kontras Tinggi antara Warna Latar Belakang dan Warna Teks

Masih seputar warna dan latar belakang, Anda bisa menggunakan kontras tinggi antara warna latar belakang dan warna teks. Tema secara otomatis mengatur kontras antara latar belakang yang terang dengan teks berwarna gelap atau latar belakang gelap dengan teks berwarna terang. Hal ini sangat penting dalam cara membuat presentasi yang baik agar audiens tidak merasa terganggu saat melihat slide presentasi.

19. Periksa Ejaan dan Tata Bahasa

Cara presentasi yang baik dari segi materi yang terakhir adalah menggunakan ejaan dan tata bahasa yang benar. Demi mendapatkan dan mempertahankan rasa hormat dari audiens, selalu periksa ejaan dan tata bahasa dalam presentasi Anda. Hal ini kerap kali dianggap sepele, padahal adanya kesalahan kecil seperti ini sering sekali diperhatikan oleh audiens.